Cara Menemukan Lagi Diri Sendiri

Cara Menemukan Lagi Diri Sendiri,Kehidupan modern cenderung kehilangan autentisitasnya sebab kepalsuan membuat hidup terasa lebih mudah ketimbang harus mengalami kerentanan atau penilaian. Akan tetapi, terlalu banyak berpura-pura atau mengabaikan diri sendiri yang sebenarnya bisa menimbulkan rasa kehilangan dan kurang dihargai. Rasanya seperti kehilangan diri sendiri jika tiba-tiba Anda harus sendiri lagi, jika ada hal tertentu yang hilang dari hidup Anda, atau jika Anda harus bersikap seperti yang orang lain inginkan, alih-alih menuruti keinginan Anda sendiri. Jadi, bagaimana Anda bisa menemukan lagi diri sendiri, pribadi yang ada sudah Anda kenal dengan sangat baik? Untungnya, kita tidak pernah kehilangan orang ini. Kita selalu bisa terhubung lagi dengan jati diri kita jika mampu mengubah beberapa kebiasaan dan menggantinya dengan yang baru. yang telah kita rangkum dalam Koocopy

yang disupport oleh Download IDN Poker

 

Menemukan Lagi Diri Sendiri Setelah Mengalami Perpisahan

  1. Gambar berjudul Rediscover Yourself Step 1

    Berikan kesempatan kepada diri sendiri untuk merasakan kesedihan.

     Agar bisa menemukan lagi diri sendiri setelah patah hati, pertama-tama Anda harus ikhlas melepaskan orang yang selama ini bersama Anda dan hubungan itu sendiri.

    • Berikan waktu kepada diri sendiri untuk merasakan kesedihan. Tidak ada cara yang tepat untuk mengelak dari kesedihan. Anda bisa mengabaikan kesedihan dan menghindarinya, tetapi suatu saat perasaan ini akan muncul lagi.
    • Membiarkan perasaan terus menumpuk dan menghindar bukan hanya menghambat langkah Anda, tetapi akan terasa lebih parah saat perasaan ini muncul ke permukaan (dan hal ini selalu terjadi).

    Lakukan kegiatan yang Anda sukai.

    Salah satu cara menemukan lagi diri sendiri setelah mengalami perpisahan adalah mengingat hal-hal yang Anda (hanya Anda sendiri) sukai.[2]

    • Jalin lagi hubungan dengan diri sendiri melalui kegiatan yang Anda sukai, entah berlari, berlama-lama menikmati mandi di bawah pancuran, menonton acara TV favorit seharian, dll.
    • Namun, jangan biarkan kegiatan yang Anda sukai ini menjadi sarana untuk terus memikirkan masa lalu. Jangan menggunakan cara ini untuk mengelak dari kesedihan atau bersembunyi dari kenyataan sebab Anda akan semakin terperangkap dalam kondisi ini, alih-alih mencapai apa yang Anda inginkan.
    • Ketimbang melakukan cara tersebut, biarkan diri Anda pulih lagi, walaupun mungkin perlu waktu berhari-hari atau berminggu-minggu. Akan tetapi, bersikaplah jujur kepada diri sendiri jika sudah saatnya Anda melangkah lagi. Jangan menghambat diri.

    Jangan berkomunikasi dengan mantan pasangan.

    Jika hubungan dengan mantan pasangan baik-baik saja, Anda tidak perlu memutuskan hubungan dengannya, tetapi akan lebih baik jika Anda berdua tidak saling berkomunikasi (setidaknya beberapa bulan) untuk memulihkan diri.[3]

    • Jika hubungan ini berakhir dengan cara yang buruk dan melakukan kontak dengan mantan hanya membangkitkan lagi kenangan yang menyakitkan, memutuskan komunikasi bisa membantu Anda memulai pemulihan.
    • Walaupun hubungan ini berakhir secara baik-baik, Anda perlu memberikan waktu untuk diri sendiri agar bisa benar-benar berpisah dengan mantan pasangan. Ingatan tentang diri Anda yang dahulu akan terus muncul, kecuali jika Anda benar-benar mau menghabiskan waktu dengan diri Anda yang sebenarnya.

    Buatlah karangan bebas.

    Jika pikiran dan emosi terasa sangat membebani, cobalah membuat karangan bebas sebagai sarana untuk memulihkan diri.

    • Mengarang bebas bisa dilakukan sambil duduk dan menulis apa pun yang terpikirkan sambil mengikuti aliran kesadaran. Jangan berusaha memilih pikiran yang muncul atau mengaturnya agar tulisan Anda terkesan baik, apalagi mengikuti kaidah tata bahasa.
    • Tentukan berapa lama Anda ingin mengarang bebas, mungkin 5, 10, atau 15 menit lalu tulislah tanpa berhenti.
    • Mengarang bebas bisa menjadi kesempatan untuk menyalurkan pikiran dan perasaan tanpa berusaha menilainya terlebih dahulu sebab hal ini bisa membuat Anda merasa terbebani. Cara ini juga membantu Anda memahami pikiran dan perasaan yang mungkin sangat menyita energi.